Home / Kuliner / 5 Olahan Daging Kambing Khas Daerah-Daerah Di Nusantara

5 Olahan Daging Kambing Khas Daerah-Daerah Di Nusantara

5 Olahan Daging Kambing Khas Daerah-Daerah Di Nusantara – Beragam daerah di Indonesia mempunyai bermacam ciptaan olahan kambing. Meski susah memasaknya, daerah-daerah sudah perlihatkan kelezatan daging ini sampai jadi masakan ciri khas.

Macam olahan kambing ini berhasil menepis citraan daging kambing yang simak, bau, serta tidak selezat daging sapi. Buktinya ke-5 santapan daging kambing ini berhasil jadi primadona di setiap daerahnya.

Dari tengkleng, gulai, sate, nasi, sampai sop, beragam olahan kambing dapat Anda dapatkan di daerah-daerah ini.

1. Sate Kambing Pak Bagong, Kertasura, Cirebon

Kelebihan sate yang berdiri mulai sejak 1966 ini merupakan olahan daging yang memiliki ukuran besar serta empuk, dibalut bumbu kecap yang pedas nan gurih. Hitamnya bumbu kecap sekalipun tidak buat sate ini manis seperti sate madura. Malah pedas dari rempah seperti merica serta jahe.

Untuk daging, gerai sate kambing ini masih tetap memakai kambing jawa. Kambing yang di pilih mesti gemuk untuk hasilkan daging yang empuk juga.

Satu jumlah sate kambing Pak Bagong dihargai Rp 20. 000. Selain sate, Anda juga dapat temukan gulai serta tongseng. Kedai Pak Bagong buka jam 10. 00-22. 00 WIB.

2. Gulai Kambing Bustaman, Semarang

Gulai atau gule kambing bustaman sejujurnya adalah sebutan untuk pedagang gulai kambing dari Kampung Bustaman. Ini merupakan satu kampung keturunan Arab di Semarang yang penduduknya mahir memproduksi daging kambing.

Salah satu pelopor gulai bustaman berjualan di belakang Gereja Blenduk, Kota Lama Semarang, biarpun saat ini telah menyebar serta dikelola oleh orang-orang Kampung Bustaman. Ada yang di Kota Lama, Pasar Johar, Pintu Kampung Bustaman, Sampai Pecinan Semarang.

Menu gulai bustaman simpel, terdiri atas daging kambing dari mulai otak, kepala, bermacam jerohan, hingga kaki. Tetapi masalah rasa, bumbu rempahnya begitu mencolok, menutupi wangi ciri khas daging kambing. Sesaat rasa gurih, pedas, serta hangat jadi rasa khasnya.

Sebagian besar kedai gule bustaman buka jam 08. 00 serta tutup jam 16. 00 WIB, dengan harga yang di tawarkan mulai Rp 15. 000 per jumlah. Anda dapat dapat nikmati gule dengan pilihan cuma daging atau ditambah jeroan.

3. Sego Pliket Pak Dakir, Yogyakarta

Sego pliket adalah menu khusus dari Warung Sate Pak Dakir. Sego pliket sejujurnya adalah nasi goreng kambing yang dihidangkan dengan sumsum tulang belakang.

Sumsum itu jadikan nasi gorengnya lebih lengket (pliket) . Diluar itu pemakaian sumsum buat santapan yang satu ini lebih gurih. Selai sumsum serta bumbu rempah, makanan ini di beri sedikit kuah gulai dan irisan daging kambing.

Warung sate legendaris ini ada di Jalan HOS Cokroaminoto 75 Yogyakarta. Buka dari mulai jam 16. 00 sampai 22. 00 WIB.

4. Tengkleng Bu Edi Klewer, Solo

Tengkleng adalah santapan ciri khas Solo, serupa gulai tetapi miliki kuah lebih encer. Tengkleng diisi tulang kambing dengan sedikit daging yang melekat.

Gerai tengkleng yang mulai berjualan mulai sejak 1971 di Pasar Klewer ini dihidangkan diatas pincuk atau daun pisang. Konsumen dapat menyeruput kuahnya yang gurih serta kental segera dari pincuk.

About admin