Home / Uncategorized / AKibat Menggunakan Lampu Isyarat Atau Rotator 31 Mobil Dirazia

AKibat Menggunakan Lampu Isyarat Atau Rotator 31 Mobil Dirazia

AKibat Menggunakan Lampu Isyarat Atau Rotator 31 Mobil Dirazia – Polisi menjaring 31 kendaraan lantaran memanfaatkan lampu isyarat atau rotator serta sirene tanpa ada hak. Beberapa puluh kendaraan itu terjaring razia campuran yg dilaksanakan Ditlantas Polda Metro Jaya berbarengan POM TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan DKI.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menyampaikan, kesibukan itu diperuntukan kepada pengendara yg tanpa ada hak memanfaatkan rotator serta sirine di jalan raya. Dalam Undang-undang udah dirapikan barang siapa yg punya hak memanfaatkan rotator serta sirine.

” Dalam undang-undang no 22 th. 2009 perihal selanjutnya lintas serta angkutan jalan Pasal 6 ayat 4 huruf F itu menyampaikan bahwa tiap tiap pengendara kendaraan bermotor mesti mematuhi ketentuan-ketentuan salah satunya merupakan peringatan bunyi atau cahaya pertama itu, ” pungkasnya pada wartawan, Kamis, (12/10/2017) .

Menurut dia, dalam Pasal 59 dirapikan juga utk keperluan khusus benar-benar kendaraan bermotor itu dapat dipasang lampu isyarat serta atau sirine. Lampu-lampu isyarat sendiri terdiri tiga warna ialah warna biru, merah serta kuning.

Dia menuturkan, warna biru itu utk petugas Kepolisian RI, warna merah itu pertama utk mobil tahanan, mobil pengawal TNI, rescue, palang merah, pemadam kebakaran dan lain-lain. Lagi tengah warna kuning utk petugas patroli jalan tol tanpa ada sirine ya, utk petugas pengawas media serta prasarana jalan umum lantas petugas kebersihan, juga derek.

Menurut Budiyanto, banyak pelanggar kebanyakan memanfaatkan rotator serta sirine utk beroleh jalan prioritas. ” Apabila dalam Undang-Undang itukan kendaraan bermotor yg dipasang lampu isyarat atau sirene itukan punyai hak prioritas ya tujuannya mereka supaya cepet saja. Tetapi apabila di luar yg punyai hak kan tidak mematuhi undang-undang, ” paparnya.

Kendaraan yg tidak mematuhi tidak hanya digunakan tilang juga diperintah menanggalkan rotator serta sirene. Dari hasil penindakan pelanggar selanjutnya lintas lampu isyarat (rotator) serta sirine itu 17 kendaraan dilaksanakan tilang Surat Isyarat No Kendaraan (STNK) , serta 13 kendaraan di tilang Surat Ijin Mengemudi (SIM) .

” Pertama kita jalankan satu penindakan hukum dengan tilang lantas saya perintahkan utk dicopot di tempat, ” ujarnya.

Sekadar didapati, sejak mulai 11 Oktober sampai 11 November 2017 kelak, Ditlantas Polda Metro Jaya mengerjakan kesibukan razia dengan arah kendaraan yg tanpa ada hak memanfaatkan rotator serta sirine. Pelanggar bakal digunakan denda banyak Rp250 ribu.

About admin