Home / Berita Bola / Arema FC Dinilai Kurang Stabil Menurut Mantan Pelatihnya

Arema FC Dinilai Kurang Stabil Menurut Mantan Pelatihnya

Arema FC Dinilai Kurang Stabil Menurut Mantan Pelatihnya – Prestasi Arema FC gak stabil dari pengujung putaran kesatu sampai pembukaan putaran kedua. Empat partai tanpa kemenangan membuat tim berjulukan Singo gila merosot dari peringkat keempat ke tingkat kedelapan.

Dua mantan manajer Arema FC mengomentari menatap lenyapnya kegarangan Arema. padahal mereka sempat meninggi ke tingkat tiga besar di putaran kesatu.

Asisten mentor timnas Indonesia, Joko Susilo, yang sempat jadi kepala Arema season 2018 mengucapkan stabilitas belum dipunya Singo Edan, terutama saat sejumlah pemain inti tidak main.

Hal itu timbul kala Dedik Setiawan serta Ahmad Alfarizi Sbobet dua bulan berkutat dengan cedera. Begitu pun ketika Arthur Cunha yang sejumlah kali cedera. Pemain utama lainnya pun beberapa kali turun di situasi yang kurang fit.

“Harus terdapat pertimbangan yang dilakukan oleh tim manajer. Mereka ingat secara detail apa yang harus dibenahi. kalau mampu stabil di sisa ajang, masih tampak peluang untuk ke papan atas, ” jelas Getuk, nama akrabnya.

Berdasarkan Joko Susilo, dari arsitektur punggawa ketika ini, kualitas pelapis serta pemain inti Arema tak sangat oleng. beberapa pemain muda kayak Jayus Hariono, Nasir, dan juga M. Rafli telah lebih matang. Joko menerangkan masa ini tinggal bagaimana membikin prestasi Arema FC konsisten konstan kala terlihat punggawa utama yang menepi.

Sementara itu pelatih kawakan Arema season 1992, Gusnul Yakin, membandingkan Singo Edan kehilangan keunikan khusus bertanding ngeyel. justru banyak tim musuh yang berlaga lebih ngeyel daripada Arema.

“Seharusnya pemain lokal Malang mampu mengobarkan watak itu, ” ujar Gusnul.

Berdasarkan Gusnul, hal internal pun harus diamati, terutama kondisi kekeluargaan harus terus dijaga. dia berharap tak diperbolehkan sampai punggawa terpecah jadi kelompok-kelompok kecil yang bisa mengikir kekompakan tim.

“Saya tidak kenal semacam apa kondisi dalam tim kini. Agen Sbobet Yang pasti, Arema itu harus kuat kekeluargaannya. kalau tak di lapangan bisa terlihat timnya kurang kompak, ” nyata yang sudah mempersembahkan gelar jawara Galatama 1992 ini.

About admin