Home / Berita Umum / Gemuruh Teriakan ‘Prabowo Presiden’ Mengiringi Acara Syukuran Klaim Kemenangan

Gemuruh Teriakan ‘Prabowo Presiden’ Mengiringi Acara Syukuran Klaim Kemenangan

Gemuruh Teriakan ‘Prabowo Presiden’ Mengiringi Acara Syukuran Klaim Kemenangan – Acara syukuran yg diselenggarakan di Jalan Kertanegara oleh banyak partisan Prabowo-Sandi berjalan lancar. Massa partisan dengan cara tertata tinggalkan area acara pada sore hari.

Dimulai selesai salat Jumat sampai sore hari, partisan Prabowo-Sandi menggelorakan support mereka biarpun hasil sejumlah instansi survey menyebutkan Jokowi-Ma’ruf unggul dalam kontestasi Pemilihan presiden 2019.

Sejak dari pagi, banyak relawan serta partisan pasangan calon nomer urut 02 itu udah kelihatan mendatangi area acara. Jam 11.30 WIB, figur yg dinanti-nantikan datang. Prabowo menyalami banyak pendukungnya lewat jendela mobil lalu masuk ke tempat tinggal.

10 menit lalu, Prabowo kembali keluar rumah ke arah masjid Al-Azhar buat menjalankan salat Jumat. Disana juga banyak jemaah minat menyongsong Prabowo.

Sesuai dengan agenda pokok acara syukuran yakni sujud sukur. Jemaah kala itu sama-sama mendoakan Prabowo dipilih jadi Presiden disusul lakukan sujud sukur.

Sujud sukur sudah sempat terhalang berkat minat jemaah yg menyimpan kehadiran Prabowo di Masjid Al-Azhar, salat bersama-sama partisan.

Selesai Salat Jumat jaman kembali memadati ruangan pelataran tempat tinggal Prabowo di Jalan Kertanegara. Disana udah ada panggung mempunyai ukuran kira-kira 50 mtr. persegi, tempat Prabowo serta banyak tokoh berorasi. Tetapi, tiada nama Sandiaga di banner panggung itu.

Sama seperti sikap partisan pada favoritnya, kehadiran Prabowo di area acara diterima gegap gempita. Bekas Danjen Kopassus itu lalu menaiki panggung serta mulai berorasi. Dalam orasinya dia memperingatkan supaya penerapan Pemilu mesti jujur serta adil.

Dengan nada kencang, Prabowo menjelaskan dianya sendiri mendapatkan nama baru. Apabila awal kalinya nama selengkapnya bernama Prabowo Subianto, karena itu ditambah kata Ahmad jadi Ahmad Prabowo Subianto.

“Saudara-saudara, saya disebut muslim tetapi masihlah saya pikirkan. Dikasihkan ulama serta habaib, mereka kasih saya nama Haji Ahmad Prabowo Subianto. Tetapi kelak saya akan bertanya rakyat Indonesia pantes apa tdk,” tutur Prabowo, Jumat (19/4).

Tdk lupa, Prabowo pula ajak seluruhnya partisan serta banyak relawan Prabowo-Sandi mengawal selalu proses rekapitulasi hitung nada pemilu 2019.

“Saya meminta saudara-saudara mengawasi formulir C1 serta C1 pleno yg ada dalam kotak surat nada di seluruh kecamatan. Mesti dijaga sebab udah ada upaya menghilangkan kotak nada,” tuturnya.

Seruan Prabowo itu diterima meriah oleh banyak pendukungnya. Prabowo lantas cuma berorasi tidak lebih dari 30 menit. Ketua Umum Partai Gerindra itu lalu turun dari panggung selesai berorasi.

Gemuruh seruan ‘Prabowo Presiden’ menyertai Prabowo kala turun panggung.

Selain itu ditengah riuh support partisan buat Prabowo, tidak tampak calon Wakil Presiden nomer urut 02 Sandiaga Uno. Bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tengah sakit sampai tidak sangat mungkin datang dalam acara syukuran. Tetapi absennya Sandi tidak membuat surut minat partisan.

Acara lantas usai jam 16.30 WIB dibarengi hujan yg mengguyur.

About admin