Home / Berita Umum / Kebakaran 435 Hektare Hutan Gunung Arjuno Wilayah Pasuruan

Kebakaran 435 Hektare Hutan Gunung Arjuno Wilayah Pasuruan

Kebakaran 435 Hektare Hutan Gunung Arjuno Wilayah Pasuruan – Minimal 435 hektar area Taman Rimba Raya (Tahura) R Soerjo Gunung Arjuno di lokasi Pasuruan habis terbakar. Kebakaran ini dipicu perburuan liar.

“Kebakaran berlangsung mulai sejak Sabtu (13/10). Ini hari udah padam,” kata Koordinator Lapangan Pasuruan UPT Tahura R Soerjo SKPPKH lokasi Malang, Iwan Harwiyanto, Jumat (19/10/2018).

Iwan menjelaskan kebakaran area yg ditumbuhi cemara gunung serta alang-alang berlangsung di sejumlah tempat di antaranya di lokasi Cendono Kecamatan Purwosari, Tambakwatu Kecamatan Purwodadi sampai di lokasi Kecamatan Prigen. Menurut Iwan, kebakaran sangat luas berlangsung di Cendono adalah seluas 125 hektar serta Tambakwatu 310 hektar.

“Tidak hanya itu, ada titik barah kembali di Prigen serta yang lain rada kecil serta gak dapat kita jangkau sebab konsentrasi kita di titik yg besar. Namun segalanya udah padam,” imbuhnya.

Iwan mengatakan yang menimbulkan kebakaran ini merupakan perburuan liar. Karena beberapa pemburu rusa umumnya membakar area biar hewan-hewan itu turun hingga ringan diamankan. “Sebabnya beberapa pemburu liar,” pungkasnya.

Iwan pun mengungkap pihaknya mengakui ada problem mematikan barah sebab terhambat terbatasnya team, medan berat serta gak ada sumber air di tempat.

“Titik kebakaran ada di 1700-2000 mdpl. Jaraknya juga jauh, 3 jam ditempuh dengan jalan kaki. Jalan itu bukan jalan pendakian hingga medannya sangatlah susah,” terangnya.

Pemadaman dikerjakan melalui cara manual, adalah memakai mode gebyok atau memukul barah dengan ranting pohon.

“Terkadang tampak udah padam namun batang-batang pohon nyata-nyatanya masih tetap menyimpan bara. Akar-akarnya pun terkadang masih tetap membara, hingga muncul barah kembali,” bebernya.

Pemadaman dikerjakan oleh petugas campuran dari Tahura, kepolisian, TNI serta warga desa rimba. “Sangat banyak dari penduduk serta relawan yg perduli kelestarian rimba,” bebernya.

Biarpun saat ini kebakaran sudah padam, pihaknya masih tetap bersiaga sebab gak tutup peluang dapat muncul titik barah kembali.

Kecuali di lokasi Pasuruan, kebakaran pun berlangsung di lokasi Lawang serta Singosari, Malang. “Bila Malang bukan lokasi saya. Menurut info masih tetap ada titik barah di lokasi Lawang,” tuturnya.

About admin