Komplotan Pelaku Penipuan dengan Cara Gendam Berhasil Ditangkap Polisi

Agen Casino

Komplotan Pelaku Penipuan dengan Cara Gendam Berhasil Ditangkap Polisi – Komplotan aktor penipuan lewat cara gendam sukses diamankan di Polres Magelang Kota. Empat aktor itu sukses memperdayai seseorang pensiunan PNS.

Mengakibatkan korban kehilangan uang tabungan di bank sebesar Rp 80 juta. Uang sebesar itu ditukar uang dolar Belarusia yang tidak laku.

Dari ke empat aktor, seseorang salah satunya wanita. Mereka ini diamankan dari tempat persembunyiannya di Banyuwangi, Jawa Timur. Empat terduga gendam, Amir Hamzah alias Baba Liong alias Rusli (58), masyarakat Jalan Tanah Tinggi Sawah RT 18/RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Tetra Kusuma Sarjana alias Rehan (58), masyarakat Kampung Babakan RT 02/RW 03, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Lalu, Siti Asiyah alias Dewi Ratnasari (52), masyarakat Jalan Tanah Tinggi XII No 20 RT 18 RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat serta Zaenal Abidin (42), masyarakat Gang Sentiong Dalam I RT 12 RW 05, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senin, Jakarta Pusat

Korban ialah seseorang pensiunan PNS, Ratna Wilis (64), masyarakat Kampung Samban Utara, Kelurahan Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. Korban pada, Kamis (3/1/2019), berjalan kaki dari bank berpapasan dengan aktor Rehan yang mengakui orang Singapura. Aktor berpura-pura bertanya alamat. Bertepatan itu, hadir aktor lainnya yaitu Dewi, selalu Rehan menanyakan pada Dewi tempat penukaran dolar Belarusia.”

Dalam tempo bertepatan, hadir aktor lainnya Zaenal serta Rusli yang naik mobil. Mereka lalu bersama ajak korban naik mobil ke arah bank untuk menukarkan uang dolar Belarusia yang tidak laku.

Sesampainya di salah satunya bank, aktor turun serta berpura-pura menukar uang dolar dengan uang rupiah. Akan tetapi, aktor tidak masuk ke arah bank serta sudah menyiapkan uang mainan pecahan Rp 100.000 serta Rp 50.000. Lihat hal itu, rupanya korban tergiur untuk menukar uang yang diambil dari bank sebesar Rp 80 juta dengan uang dolar Belarusia.

Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Madhi menjelaskan, korban awalannya diiming-imingi oleh aktor dengan modus menukarkan uang dolar Belarusia. Korban yang tergiur, lalu diantar ke arah bank. Komplotan aktor ini yang sudah mempunyai peranan semasing.

Setelah tiba bank, untuk menyakinkan korbannya aktor berpura-pura menukarkan uang dolar ke arah bank. Akan tetapi, uang rupiah hasil penukaran itu sudah disiapkan aktor dengan memakai uang mainan pecahan Rp 100.000 sebesar Rp 10 juta.

Menurut dia, bahasa gendam adalah langkah untuk mengelabui korbannya. Akan tetapi, dalam KUHP adalah penipuan.