Home / Berita Umum / Penceramah Gus Nur Segera Disidang Terkait Kasus Penghina NU

Penceramah Gus Nur Segera Disidang Terkait Kasus Penghina NU

Penceramah Gus Nur Segera Disidang Terkait Kasus Penghina NU – Berkas masalah terduga pencemaran nama baik Nahdlatul Ulama ( NU) Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dilimpahkan penyidik Polda Jawa timur ke Kejari Surabaya. Karena itu, masalah ini sesaat kembali bakal masuk persidangan.

Pelimpahan tanda bukti serta terduga atau biasa dimaksud proses sesi 2 ini dibetulkan oleh Kabid Humas Polda Jawa timur Kombes Pol Frans Barung Mangera. Barung menuturkan, pelimpahan Sugi ini sehabis penyidik dapatkan surat dari Kejati Jawa timur Nomer B-1093/0.5.4/Ep.1.2/2019 tanggal 12 Februari 2019 terkait pemberitahuan hasil penyelidikan masalah pidana atas nama terduga.

“Udah diserahkan ke kejaksaan sehabis melakukan pengecekan kesehatan,” kata Barung, Selasa (19/2).

Sehabis dikatakan sehat, Sugi dibawa ke kejaksaan. Di Kejari Surabaya, Sugi melakukan pengecekan administrasi sepanjang 30 menit. Ia yang didampingi pengacaranya, Andry Ermawan.

Sugi sepanjang penyelidikan di Polda ataupun kala dilimpahkan ke kejari tdk ditahan dengan faktor lantaran clausal yang disangkakan ultimatum hukumannya kurang dari lima tahun.

“Tdk kami kerjakan penahanan lantaran clausal yang disangkakan tuntutan hukumannya kurang dari lima tahun serta terduga sekian lama ini kooperatif,” ujarnya.

Disamping itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Richard Marpaung menuturkan, masalah itu secepat-cepatnya bakal dilimpahkan ke pengadilan. “Udah P21, secepat-cepatnya bakal kita limpahkan ke pengadilan,” imbuhnya.

Polda Jawa timur awal kalinya memutuskan Sugi menjadi terduga masalah perkiraan pencemaran nama baik. Tokoh ormas Front Pembela Islam (FPI) ini disangka sudah mengejek ormas Nahdatul Ulama (NU) dalam ceramah yang direkam di video serta menyebar di sosial media.

Ia dipandang melanggar Clausal 27 ayat 3 jo Clausal 45 ayat 3 Undang-undang Nomer 19 tahun tahun 2016 terkait info serta transaksi elektronik.

About admin