Home / Berita Bola / Pengacara Fredrich Menanggapi Surat Atas Nama Novanto

Pengacara Fredrich Menanggapi Surat Atas Nama Novanto

Pengacara Fredrich Menanggapi Surat Atas Nama Novanto – Fredrich Yunadi mempermasalahkan surat penyitaan KPK tentang rekaman CCTV di RS Medika Permata Hijau. Fredrich memanggil penyitaan tak sah lantaran surat penyitaan di buat tentang perkara e-KTP dengan tersangka Setya Novanto.

Awalannya JPU pada KPK memberikan bukti surat penyitaan atas rekaman CCTV didepan majelis hakim. Tim pengacara Fredrich, Sapriyanto Refa menggubrisnya lantaran surat itu atas nama tersangka Novanto.

” Apakah ini yg ditunjukan kala itu? ” kata Sapriyanto, di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat Senin (30/4/2018) .

” Benar, ” kata saksi karyawan IT RS Medika Permata Hijau, Putra Rizky Ramadhona.

Putra awalannya mengakui belum pula tahu nama tersangka yg ada di dalam surat penyitaan. Akan tetapi sehabis diperintah membaca, Putra menyampaikan surat itu atas nama terdakwa Novanto.

” Tahu apa berisi saat ini? ” kata Sapriyanto.

” Utk e-KTP Setya Novanto, (surat perintah) lepas 31 Oktober 2017, ” pungkasnya.

Fredrich pernah marah-marah didepan meja hakim lantaran menganggap surat itu dipalsukan. Akan tetapi JPU KPK membantah,

” Itu kan pemalsuan pak, ” kata Fredrich.

” Tdk ada pemalsuan disini, ” kata JPU Roy Riyadi.

” Lah ini apa 31 Oktober? , ” tambah Fredrich.

Hakim memisahkan keduanya. Hakim memohon Fredrich menuangkan protesnya di nota pembelaan (pleidoi)

” Tunggulah dahulu, tungggu dahulu ini pengin ditanyakan terhadap saksi, silakan saksi. Silakan kelak (Fredrich) komentari saja di pembelannya, ” kata hakim Saifudin Zudhri.

Selesai sidang, JPU Takdir mengatakan tdk ada rekayasa perihal permohonan camera CCTV pada lepas 16-17 November 2017. Takdir menyampaikan argumen penyidik memanfaatkan surat perintah tersangka Setya Novanto lantaran perkara Fredrich merupakan pengembangan dari persoalan itu.

” Argumen memanfaatkan Sprint itu lantaran perkara ini merupakan pengembangan, ” kata Takdir.

Takdir menuturkan kala jaksa memperlihatkan dokumen didepan majelis hakim terlist penyitaan pada lepas 17 November 2017. Sebab itu menurut dia tdk ada pemalsuan surat penyitaan.

” Kala beri dokumen paling akhir yakni Berita Acara Penyitaan terlist lepas 17 November 2017 menjadi bukti bahwa file itu udah diserahkan terhadap penyidik KPK, ” kata Takdir.

About admin