Home / Berita Umum / Presiden Joko Widodo (Jokowi) Serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Masih Miliki Rekanan Yang Serasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) Serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Masih Miliki Rekanan Yang Serasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) Serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Masih Miliki Rekanan Yang Serasi – Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih miliki rekanan yang serasi. Rekanan itu tidak beralih walau banyak yang menyangka kedua-duanya miliki permasalahan.

“Banyak orang yang menduga saya serta Pak Anies itu ada permasalahan,” kata Jokowi di Gedung Serbaguna Suku Dinas Pemuda serta Berolahraga Jakarta Barat, Cengkareng, Rabu (9/1) kemarin.

Jokowi mengatakan itu waktu pembagian 3.000 sertifikat tanah untuk masyarakat Jakarta Barat.
Waktu itu Jokowi menjelaskan dianya masih tetap seringkali bercanda setiap kali berjumpa. Jokowi seakan ingin memberikan contoh jika pilihan politik jangan pernah mengakibatkan kerusakan bersilahturahmi.

“Walau sebenarnya setiap hari bertemu guyonan (bercanda), tetapi berikut ini yang justru… ini yang butuh saya ingatkan,” kata Jokowi.

“Satu kali lagi, jangan pernah pilihan gubernur, wali kota, pilihan presiden kita jadi seperti tidak bersaudara, antarkampung tidak sama-sama ngomong dikarenakan pemilihan presiden, pilgub,” papar Jokowi.
Sebelum acara penyerahan sertifikat, Jokowi-Anies sudah sempat blusukan menelusuri gang sempit serta becek di daerah Tambora, Jakbar. Kedua-duanya mengevaluasi program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan Pemodalan Nasional Madani (PNM).

Kedua-duanya sudah sempat terlibat perbincangan dengan masyarakat dan photo bersamanya. Jokowi-Anies pun memborong gorengan serta krupuk yang di jual ibu-ibu praktisi UKM
Selang dua minggu lalu, Jokowi-Anies kembali berjumpa dalam acara pembagian 30.000 sertifikat untuk masyarakat Jakarta Pusat. Kesempatan ini Anies yang tunjukkan jalinan serasi diantara kedua-duanya.
memberikan pujian pada program Pendaftaran Tanah Sistematik Komplet (PTSL) yang menurut dia riil dirasa penduduk. Dalam acara itu ada sekitar 3.000 orang di Jakpus yang memperoleh sertifikat tanah. Keseluruhan, ada 30 sertifikat tanah yang diserahkan pada siang hari itu.

“Dalam kesempatan kali ini, ijinkan kami berikan terima kasih serta animo atas program yang nyata-nyata dirasa faedahnya oleh masyarakat Jakarta,” kata Anies waktu acara penyerahan sertifikat di Lapangan Sepakbola Arcici, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).

Anies mengharap usaha keras dari Jokowi dan deretan Kementerian Agraria serta Tata Ruangan Republik Indonesia dapat berguna untuk penduduk. “Insyaallah mudah-mudahan ini jadi faedah, jadi suatu yang membawa karunia buat kita semua,” kata Anies.
Seperti didapati, Anies adalah jubir tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla di Pemilihan presiden 2014. Sesudah Jokowi-JK menang, Anies masuk Kabinet Kerja menjadi Menteri Pendidikan serta Kebudayaan (Mendikbud).

Pada 2016, Anies salah satunya menteri yang di-reshuffle Jokowi. Dua bulan berlalu, persisnya pada September 2016, Anies maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta serta diusung Gerindra-PKS, dua partai politik yang berseberangan dengan pemerintah atau Konsolidasi Indonesia Kerja (KIK) simpatisan Jokowi untuk Pemilihan presiden 2019.

Walau ada beda arah politik di partai pengusung semasing, kenyataannya Jokowi-Anies masih tetap sering lakukan pekerjaan bersamanya. Pada saat pra-Asian Games 2018, Jokowi-Anies mengevaluasi project Moda Raya Terpadu (MRT). Kedua-duanya sempat juga seringkali tonton laga sepakbola waktu tim nasional berlaga di Stadion GBK.
Serta masalah pujian, Jokowi juga sempat mengapresiasi Anies berkaitan dibuatnya pelican crossing di dekat Bundaran HI. Jokowi sepakat dengan hadirnya pelican crossing mempermudah beberapa pejalan kaki. Dalam peluang itu, Jokowi sudah sempat terlibat perbincangan dengan ibunda Anies, Aliyah Rasyid.

Tidaklah sampai disana. Jokowi dengan terbuka sempat memberikan pujian pada kapasitas Anies yang mencetuskan pelican crossing di dekat Bundaran HI. Jokowi memandang kedatangan pelican crossing yang menukar jembatan penyeberangan orang (JPO) itu memudahkan beberapa pejalan kaki.

“Ya kan bagus, bagus. Berarti kan sebenarnya fasilitas-fasilitas pelican crossing ini akan mempermudah penduduk untuk tak perlu naik tinggi-tinggi, itu yang pertama. Serta yang ke-2, saya lihat dari bagian estetika jembatan penyeberangan orang jika di sini dengan estetika ganggu,” tutur Jokowi di trotoar Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, 2 Agustus 2018.

About admin