Home / Berita Umum / Sebanyak 8 PSK yang Mangkal di Tretes Pasuruan Terjaring Razia

Sebanyak 8 PSK yang Mangkal di Tretes Pasuruan Terjaring Razia

Sebanyak 8 PSK yang Mangkal di Tretes Pasuruan Terjaring Razia – Sekitar delapan PSK yang mangkal di lokasi Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan terjaring razia. Salah satunya dikatakan positif HIV/AIDS.

“Benar, satu dari delapan PSK yang ditangkap semalam positif HIV/AIDS,” kata Kepala Seksi Operasi Unit Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Pasuruan Ajar Dollar, Selasa (5/3/2019).

Hasil positif itu didapati sesudah beberapa PSK melakukan kontrol medis di Kantor Sat Pol PP, Desa Raci, Kecamatan Bangil.

Dollar menjelaskan, masalah HIV/AIDS PSK Tretes bukan kesempatan ini berlangsung. Dalam beberapa razia yang dikerjakan di lokasi wisata keluarga itu ada juga PSK yang terjangkit HIV/AIDS.

“Razia-razia awal mulanya pun seringkali, satu-dua PSK positif HIV,” terangnya.

PSK yang terjangkit HIV/AIDS langsung memperoleh perlakuan spesial. Sesaat yang negatif langsung disidang di Pengadilan Negeri Bangil. Mereka dijaring Tindak Pidana Mudah (Tipiring).

“Langkah yang dikerjakan buat mereka yang positif HIV/AIDS, Sat Pol PP bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Mereka dikasihkan perlakuan spesial,” jelas Plt Kepala Dinas Sat Pol PP, Anang Syaiful Wijaya, terpisah.

Anang menuturkan, pihaknya pun bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) serta Dinas Sosial.

“Mereka lalu akan bekerjasama dengan pemerintah daerah asal (PSK) untuk dipulangkan,” terangnya.

Delapan PSK ditangkap Sat Pol PP di Tretes dalam razia yang berjalan Senin malam sampai Selasa (5/3) pagi hari. Umur mereka rata-rata 20-24 tahun. Ada 2 PSK yang berusia diatas 30 tahun.

Beberapa PSK diantaranya DR (20), masyarakat Pasuruan; SNA (24), masyarakat Tangerang; AP (20), masyarakat Malang; Mur (22), masyarakat Bangkalan; EN (22), masyarakat Tangerang; Rn (20), masyarakat Blitar; Mr (37), masyarakat Malang; dan Pr (34), masyarakat Surabaya. Mereka mengakui mamasang tarif Rp 400.000-Rp 750.000 sekali kencan.

About admin